Kenalilah Ruangan untuk Instalasi Audio Anda atau kenali Instalasi Audio untuk Ruangan Anda?
Kontributor Indra Darmawan
Kamis, 29 Juni 2006
Ruangan merupakan suatu bentuk parsial ataupun total
dari suatu bangunan, materil ruangan sangat berpengaruh terhadap tingkat
fleksibilitas terhadap gelombang pantulan suara. perlu diingat bahwa
masing-masing material mempunyai pantulan yang bervariasi terhadap gelombang
suara, diantaranya material yang umum adalah kayu, dinding, keramik karpet dan
sebagainya, masing masing mempunyai pantulan yang bervariasi, sebelum membahas
lebih dalam kita ketahui mengenai gelombang suara.
Gelombang suara merupakan amplitudo yang dihantarkan
oleh udara dengan tingkat yang dapat terdengar oleh telinga manusia adalah 20Hz
sampai dengan 20kHz
Diantaranya dapat kita kategorikan sebagai 3 gelombang suara :
directional
hi
2 kHz - 20 kHz
semi directional
mid
200 Hz - 2 kHz
omni direktional
low
20 Hz - 200 Hz
Mengapa dapat dikatakan demikian?
Tiga gelombang tersebut memiliki pengaruh terhadap arahan gelombang serta
terhadap benda yang mendapat pantulan darinya :
a. Sumber bunyi yang berada pada gelombang suara 2kHz - 20kHz directional
terhadap bidang pendengaran.
b. Sumber bunyi yang berada pada gelombang suara 200Hz - 2kHz semi directional
terhadap bidang pendengaran.
c. Sumber bunyi yang berada pada gelombang suara 20Hz - 200Hz omni directional
terhadap bidang pendengaran.
Sebagai penjelasan pembagian sumber bunyi kita ambil contoh material sebelumnya
:
1.
Baja/besi dapat memantulkan frekuensi gelombang high 20 kHz - 10 kHz
2.
Keramik dapat memantulkan frekuensi gelombang suara middle high 10 kHz - 1 kHz
3.
Kayu dapat memantulkan frekuensi gelombang suara middle low 1 kHz - 100 Hz
4.
Karpet dapat memantulkan gelombang suara low 100 Hz - 20 Hz
Berikut adalah kalkulasi tingkat pantulan material terhadap sumber suara
No
Material
Estimasi koefisien bidang pantul pada masing-masing frekuansi
20 kHz - 2 kHz
2 kHz - 200 Hz
200 Hz - 20 Hz
1.
baja/besi
0.9
0.585
0.27
2.
keramik
0.7
0.565
0.43
3.
kayu
0.5
0.575
0.65
4.
karpet
0.2
0.5
0.8
note : semua material ditempatkan pada dinding sebagai tahanan bidang pantul
"invers square law "
hukum kebalikan luasan persegi
Untuk suatu bentuk akhir sumber suara yang terdengar dapat mengalami penyusutan,
setiap kelipatan jarak dari sumber suara mengalami pengurangan kekuatan suara
sebesar 6 dB dari sumber bunyinya. Berdasarkan hal tersebut dapat kita tentukan
seberapa besar sumber suara yang diinginkan sesuai volume ruangan yang tersedia.
Dari hal tersebut dapat dikategorikan jenis ruangan menjadi tiga bagian
diantaranya closed, seperti ruang dalam rumah, pertokoan, chamber, garasi
ataupun dalam gedung, semi closed dimana ruangan memiliki cakupan yang cukup
luas terhadap ruang bebas seperti pada hall concert, audiorium, theater dan
terakhir open disini ruangan tidak mendapatkan pantulan balik sebagai dampak
dari open air absorb sumber gelombang suara bekerja penuh terhadap lingkungan
disekitarnya, setelah membaca ini anda telah mendapatkan sekilas gambaran untuk
instalasi audio anda bukan...???
Sumber Referensi :
-
Lou Gross. 2005 . A Basic Intoduction to Concert Sound Engineering. – Jubilee
Community Arts.
-
Davis, Gary and Ralph Jones. 1989. The Sound Reinforcement Handbook (Yamaha).
(2nd ed.) Hal Leonard Publishing. Milwaukee, WI (Classic, very complete guide,
include many technical detail))
-
Audiopro and Auvi Magazine